Minggu, 05 Juni 2016

Bahan Saat Teduh Sastra Gathering, Juni 11, 2016



 Hasil PA tiap pengurus dalam kitab Efesus 4:25-32


Efesus 4:25
Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota. 

Dalam perikop ini disebutkan bahwa manusia pada saat itu adalah manusia baru yang seharusnya meninggalkan manysia lamanya yang dipenuhi oleh hal-hal yang bersifat kedagingan/hawa nafsu.
Sebagai manusia baru, haruslah kita mengenakan manusia baru yang telah diciptakan menurut kehendak Allah dan haruslah kita hidup di dalam kekudusan (seperti yang disebutkan dalam ayat-ayat sebelumnya)

Pada ayat 25, hal yang ditekankan untuk dilepaskan oleh kita adalah kita harus membuabg dusta dan berkata kebenaran yang dimaksudkan adalah kita harus selalu berkata jujur terhadap sesama terutama kepada saudara seiman. Sebab kejujuran adalag hal yang penting dilakukan oleh setiap manusia dalam membangun rasa kepercayaan kepada satu sama lain.
Juga berkatalah hal yang baik dan benar karena "anggota" yang disebutkan diayat ini adalah sebagai saudara. Jadi sudah sepatutnya lah kita mengucapkan hal yang baik dan benar kepada sesama kita. (Aryani)

.....

fesus 4:26
Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu 

Dalam ayat yg aku dapet adalah ketika kita mengalami sebuah kemarahan atau perselisihan pasti akan menimbulkan dosa. Tetapi janganlah dosa itu bertahan lama..  klo dalam ayat ini dibilang jangan sampai matahari terbenam tetapi maksudnya adalah jangan disimpan terlalu akar pahit itu dalam diri. Sehingga kita menjadi manusia yang baru dan terbebas dari segala kemarahan dan dosa. (Leli)

....
Efesus 4:27
dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.

Dr ayat ini kita diingatkan kembali bhw ada LARANGAN   --> "dan jangan" utk berilah kesempatan kpd iblis.

Ksempatan kecil apalagi besar tidak boleh di berikan padanya! iblis itu pandai sekali menipu kita anak2 Tuhan. jika ia dpt celah kecil saja maka akan dia pergunakan sebaik2nya utk ia perlebar. saya teringat akan cerita adam dan hawa saat itu. hawa telah membuka celah kecil dgn cara membiarkan iblis berbicara dan mendengarkan apa yang dia katakan. coba saja hari itu hawa mengabaikan si ular, mgkn critanya akan berbeda.

iblis bs masuk lewat mana saja. lewat intimidasi yg dtgnya dr diri sendiri atau pun org lain. ketika itu mulai muncul coba bnar2 berdoa minta Tuhan yang kasih "filter" di hati dan pikiran kita spy kita tdk mudah terintimidasi melalui pikiran dan perasaan kita.

kemudian, kita sbg anak2 Allah telah diberi kuasa oleh Allah dalam nama Yesus. Allah telah memberi hikmat dan berbicara dgn perantaraan Roh Kudus kpd kita sebenarnya jika kita tergoda sesuatu yg salah. Namun, seringkali daging kita berbeda dgn yg Tuhan inginkan. Tuhan ingin kita spy menjauhi dosa itu spy kita jgn tergoda dan akhirnya trjebak, namun seringkali kita bermain2 dan menikmati dosa. ketika sdh melakukan kemudian menyesal dan bsok seperti itu lagi tanpa benar2 berkomitmen menjauh atau mgkn pada saat ketemu dosa itu menganggap bhw hny skedar coba2, atau brkata "aku kuat kok" dsb, tp coba check motivasi dan lakukan ap yg benar spy jgn trjebak oleh si iblis. (Grace)

....
Efesus 4:28
orang yang mencuri janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yg baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orng yg berkekurangan
ayat ini mengingatkan saya bahwa Tuhan menginginkan pertobatan bagi setiap kita dan apabila kita bertobat, kita harus brkerja keras dan melakukan setiap pekerjaan yg seturut dgn kehendak-Nya. supaya apapun yg kita lakukan bisa menjadi saluran berkat bg orang lain. jd dlm ayat ini kita diajar untuk bertobat, bekerja keras, berdampak bagi orng lain. caranya bgmn? rendahkan diri, percaya akan janji Tuhan biar Tuhan saja yg memimpin hidup kita. (Lusi)

...
Efesus 4 : 29
Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.

Saya mengutip kata "JANGANLAH ADA" dalam ayat ini. Yang artinya itu merupakan suatu larangan yg dimana jika kita langgar akan mengakibatkan dosa. Jika kita mengeluarkan kata kotor dari mulut kita, itu berarti kita berdosa. Kotor bisa kita artikan BAU, tidak ada orng yg suka dengan hal BAU. That's why jika kita ingin disukai banyak orng jauhkan lah hal-hal kotor atau bisa kita sebut bau dari diri kita..ketika berkata kotor mungkin kita tidak menyadari bahwa kita sedang mengajarkan orang berbuat dosa. Dimana mereka pasti akan meniru perkataan kita. Karena salah satu sifat manusia adalah selalu ingin meniru..
As a conclusion baiklah kita mengeluarkan kata-kata baik dari mulut kita disetiap perkataan kita. Kata2 baik sungguh berguna, kata2 baik seperti nasehat, motivasi, inspirasi, teguran dan yg bersifat membangun merupakan suatu bentuk respon kita untk mengasihi sesama kita. Ketika kita mengasihi sesama kita, itu artinya yang kita kasihi mengalami kasih,kasih yang sangt berguna yaitu kasih dan damai dari Yesus Kristus..kasih karuniaNya melalui sesama kita. (Andre)

...
Efesus 4:30
Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan.

Di bagian ini yg aku dapet adalah ketika roh kudus yg sudah Allah berikan kepada kita hanya sebagai "status" saja bukan sebagai yang terutama dalam hidup kita maka kita sesungguhnya sedang mengeraskan hati. Setelah Tuhan Yesus naik ke surga Ia memberikan setiap kita roh kudus sebagai penolong dalam kehidupan kita. Sering kali ketika kita ingin melakukan dosa kita lebih cenderung mengikuti keinginan daging ketimbang suara roh kudus yg tlh Tuhan berikan di dlm hati kita, yg ada di dalam diri kita. Bentuk peng-abai-an seperti ini lah yg kita sebut mendukakan roh kudus. Kenapa? Karna kita cendrung mendengar suara2 dr si jahat dr pd roh kudus itu sendiri. Bagaimana kita tahu kita sdg mendukakan hati roh kudus? Terlihat dr setiap dosa yg kita lakukan setiap harinya. Itu sebabnya kita perlu setiap hari bersekutu kepada Tuhan untuk meminta supaya roh kudus saja yg boleh jaga dan perlihara kehidupan kita setiap harinya. Karna sedetik kedepanpun adalah dosa bagi kita. Bagaimana mgkn kita bs hidup tanpa ada roh kudus yg hidup di dalam diri kita. biarlah kiranya roh kudus yg telah di materaikan Allah dlm diri kita boleh hidup dan selalu memimpin kehidupan kita. (Retha)

...
Efesus 4:31 
Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.

Yang aku dapat dari ayat ini berhubungan dengan ayat sebelum dan sesudahnya. Dimana di ayat 30 dikatakan bahwa kita telah dimateraikan menjelang hari penyalamatan yg berarti kita sudah pasti diselamatkan. Maka kita haruslah menajiskan segala kejahatan karena segala bentuk kejahatan tsb dapat mendukakan Roh Kudus. Sebaliknya sebagai orang2 yg telah diselamatkan, kita harus penuh dengan kasih dan peduli juga saling mengampuni (Tiwi)

...
Efesus 4:32
Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.

Respon dari karya keselamatan yang Tuhan kerjakan dalam diri kita.
Mengampuni bukan agar di ampuni, tetapi mengampuni karena telah di ampuni terlebih dahulu oleh Tuhan, itulah respon orang percaya.
Hendaklah penuh kasih mesra, saling mengasihi dengan tulus dan erat, terikat dalam kasih persaudaraan.
Terkadang dalam persahabatan dan persaudaraan akan ada masalah yg melanda dan menguji seberapa erat ikatan kasih dalam relasi tersebut, disinilah firman Tuhan mengingatkan, jika saudara atau sahabat kita melakukan suatu kesalahan, kita yang dalam kasih mesra saling mengasihi sebagai saudara, dalam ikatan kasih itu juga kita saling mengampuni, sebab Allah telah mengampuni lebih dulu dalam karya keselamatan Kristus di kayu salib, Ia mati bagi kita, kita yang seteru di ampuni, maka respon kita sebagai milikNya adalah mengampuni juga orang yang bersalah pada kita.
Ayat ini berbicara tentang respon iman dan kasih orang percaya. (Hengky)

Berharap bahan sate hasil perenungan tiap pengurus dapat menjadi berkat, jemaat FS dapat menerima tiap firman yang dibagikan dan bersama merenungkan.
To God be the Glory..
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar